Sabtu, 21 April 2012

Wisata : Candi Prambanan



Sejarah
Pesona keindahan yang dimiliki Candi Prambanan yang merupakan peninggalan kebudayaan Hindu terbesar di Indonesia bukan hanya dari bentuk bangunan dan tata letaknya yang menakjubkan, namun juga kisah sejarah dan legenda yang sangat unik dan menarik. Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni: Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Candi ini kemudian ditinggalkan ketika pusat kerajaan di Jawa dipindahkan ke Jawa Timur akibat letusan dahsyat Gunung Merapi sekitar tahun 950 M.
Kemudian pada tahun 1733, candi ini ditemukan oleh seorang Belanda bernama C. A. Lons dan mulai dibersihkan oleh Jan Willem IJzerman pada tahun 1855. Tak lama kemudian, Isaäc Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak. Selanjutnya renovasi dilakukan oleh Theodoor van Erp dan dilanjutkan jawatan Purbakala (Oudheidkundige Dienst) di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih metodis dan sistematis. Pada tahun 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya. Pada tahun 1931 digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt hingga pada tahun 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia hingga tahun 1993.
Pada tahun 1991, UNESCO telah memasukkan Candi Prambanan ke dalam Daftar Peninggalan Sejarah Dunia (World Wonder Heritages). Hal ini, di antaranya berarti bahwa kompleks ini terlindung dan memiliki status istimewa, termasuk dalam situasi peperangan.






Lokasi dan Fasilitas

Candi Prambanan terletak di Jalan Raya Jogjakarta-Solo km. 17, sekitar 20 km sebelah timur Jogjakarta, 40 km sebelah barat Solo, dan 120 km sebelah selatan Semarang. Candi ini terletak persis di perbatasan antara propinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara Kabupaten Sleman dan Klaten. Fasilitas dan akomodasi di sekitar kompleks Candi Prambanan sangat lengkap. Segala informasi yang berkenaan dengan Candi Prambanan, berikut berbagai jenis cinderamata, hingga buku-buku kepariwisataan dan potensi tujuan wisata sekitar DIY atau Jateng, bisa didapatkan di Pusat Penerangan Candi Prambanan. Selain itu, disediakan sebuah rangkaian Kereta Mini yang bisa membawa kita mengelilingi kawasan Taman Wisata Candi Prambanan hingga ke Candi Sewu. Selain itu, kawasan Taman Wisata Candi Prambanan juga memiliki Arena Bermain Anak-Anak yang sejuk dan nyaman. Masyarakat umum juga dapat memanfaatkan Bumi Perkemahan Rama Shinta yang tersedia di dalam kawasan untuk acara-acara pertemuan, acara keluarga, ulang tahun, perpisahan sekolah maupun resepsi pernikahan. Kita juga tidak akan kesulitan menemukan hotel/penginapan, restoran/rumah makan, pom bensin, dan sarana komunikasi, seperti wartel dan warnet di sekitar kompleks Candi Prambanan. Harga tiket masuk Candi Prambanan bagi turis lokal atau pemegang KITAS adalah 15.000 (Senin-Jumat) dan 17.500 (Sabtu-Minggu). Sedangkan untuk turis asing umum adalah 13 US$, sedangkan mahasiswa asing adalah US$ 7. 

Paket tour ke Candi Prambanan dari Gama Wisata

  • Jogja Express (Tour Code: GW-JE1D)
  • Jogja Rendezvous (Tour Code: GW-JR2D1N)
  • Jogja Kombo (Tour Code: GW-JK3D2N)
  • Jogja plus Merapi Tour (Tour Code: GW3-YM/12)
  • Jogja Highlights (Tour Code: GW4-JH/22)
  • Best of Jogja (Tour Code: GW5-BJ/12)
  • Prambanan Temple (Tour Code: GW9-PT/03)
  • atau sesuai permintaan Anda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isikan dengan kata-kata yang sopan dan non SARA..
Kalau sempat, komentar akan saya balas di sini.. Atau lewat Email..
Terima Kasih atas Kunjungan Sobat