Minggu, 29 April 2012

Kesehatan : Jangan Remehkan Kesemutan


Kesemutan merupakan sebuah gejala gangguan pada fungsi saraf atau aliran darah seseorang. Terjadilah perubahan sensasi yang dirasakan seseorang. Semula dari sensasi yang tidak terasa menjadi kesemutan atau sedikit nyeri bila anggota tubuh bergerak sedikit saja. Kesemutan bisa pula terjadi tanpa suatu stimulasi, misalnya,dalam kondisi diam terlalu lama dapat menimbulkan kesemutan. Penyebab Gangguan fungsi saraf bermacam-macam, dapat disebabkan saraf terganggu karena ada kerusakan. Ada pula karena gangguan aliran darah yang menimbulkan pemberian makanan di saraf terhambat dan menyebabkan sensasi kesemutan. Penyebab gangguan aliran darah berbeda-beda. Mungkin hanya tangan kita tertekuk lama atau tertindih sehingga menghambat aliran darah dan menjadi kesemutan

Pertanyaannya : Apa yang perlu dilakukan bila mengalami kesemutan?

Caranya cukup mudah yaitu dengan memperbaiki aliran darah di bagian tubuh yang kesemutan. Dengan cara memijat atau, dengan memberikan obat-obatan untuk mengembalikan fungsi saraf sehingga kesemutan hilang. Jadi Solusinya, memijat dan coba secara perlahan digerak-gerakkan saja bagian yang kesemutan tadi hingga hilang. Meskipun tidak menyebabkan sesuatu yang fatal, biasanya kesemutan dapat menjadi sebuah pertanda adanya gangguan dalam fungsi saraf dan aliran darah. Jadi, gejala ini berfungsi sebagai semacam alarm deteksi awal. Contohnya, seorang penderita diabetes kerap mengalami kesemutan. Hal ini karena saraf penderita diabetes mengalami gangguan. Bila seseorang mengalami kesemutan sebaiknya perlu dicari penyebabnya. Terlebih lagi bila kesemutan tersebut bertahan dalam waktu beberapa lama. Padahal, berbagai upaya perbaikan aliran darah sudah dilakukan, misalnya dengan memijat. Tapi bila ternyata masih kesemutan, ada baiknya segera berobat ke dokter. Tujuannya untuk mencari tahu pasti apa penyebabnya. Seandainya hanya disebabkan gangguan fungsi saraf, biasanya dokter memberikan obat berupa vitamin B1, B6, dan B12. Atau dengan jalan memberikan obat-obatan yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar. Namun jadilah pasien cerdas dengan membaca label obat untuk menjaga kesehatan kita dari keracunan obat. Teknik akupunktur pun dapat dilakukan untuk memperbaiki aliran darah dan memperbaiki fungsi saraf.

Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh orang yang menderita kesemutan. Bagi penderita diabetes, keluhan kesemutan tidak berdiri sendiri. Itu merupakan keluhan minor dan bukan keluhan utama dari penyakit gula (diabetes). Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan keluhan ini menjadi semacam pertanda.Tidak sedikit kasus ditemukan pasien diabetes diketahui dari gejala kesemutan semacam ini atau mengalami luka borok di kaki yang tidak kunjung sembuh dan ternyata diketahui mengalami sakit gula.


Untuk membedakan kesemutan biasa dengan kesemutan penyakit gula dapat diketahui dari adanya keluhan lain. Keluhan lainnya itu seperti ingin pipis terus, sering merasa haus, berat badan turun, padahal sudah banyak makan atau keluhan lain seperti gatal-gatal dan pandangan mata kabur. Terlebih, bila ada riwayat keluarga yang menderita gula, ada kemungkinan besar kesemutannya dikarenakan penyakit gula. Kalau demikian keluhanannya, sangat perlu untuk diperiksakan ke dokter terdekat dan akan dicek faktor penyebab kesemutan tersebut. Jadi, Jangan remehkan kesemutan!Semoga bermanfaat, salam Info Kesehatan Kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isikan dengan kata-kata yang sopan dan non SARA..
Kalau sempat, komentar akan saya balas di sini.. Atau lewat Email..
Terima Kasih atas Kunjungan Sobat