Kamis, 26 April 2012

Wisata : Wisata Pulau Togean-The Lost Paradise


Sulawesi Tengah yang indah dan eksotis terutama alam bawah lautnya yang memiliki berbagai karang tropis dalam ukuran besar serta berbagai spesies ikan hias dan kepiting kenari.
Kepulauan Togean letaknya di Kabupaten Tojo Unauna Sulawesi Tengah. Perjalanan menuju Togean dapat ditempuh dua jam jalan darat dari Kabupaten Poso ke Ampana – Tojo Unauna yang dilanjutkan naik perahu motor.



Dikawasan Pulau Togean ini terdapat Gunung Merapi yaitu Gunung Colo yang pernah meletus pada awal tahun delapan puluhan.
Kegiatan Memancing, berlayar, berenang dan menyelam dapat dilakukan dikawasan ini. Sederetan pulau-pulau kecil dan besar yang berhutan lebat yang dihuni oleh babi hutan dan Pesisir pantai  dihuni suku Bajou yang membuat rumah diatas laut .
Pulau-pulau kecil di Togean juga memiliki pantai berpasir putih untuk berjemur dan pada senja hari menikmati matahari terbenam.

Keindahan pulau-pulau karang menambah kecantikan alam Togean , Kepulauan yang terletak di tengah Teluk Tomini ini ditumbuhi kawasan hutan yang belum terjamah dan menjadi tempat perlindungan bagi hewan-hewan yang ada di dalamnya.
Obyek keindahan terletak pada di pantai dan laut dengan berbagai kombinasi bentuk karang berpadu dengan birunya air laut yang jernih.
Kepulauan Togean merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang memiliki tiga lingkungan karang yang berbeda yaitu karang atol, karang barier dan karang pantai yang semuanya menjadi habitat dari flora dan fauna laut.
Karang atol ini berbentuk pulau karang yang ditengah-tengahnya terdapat danau yang dalam.
Karang barier merupakan deretan karang yang berjejer mengelilingi pulau menyerupai benteng atau dinding di laut yang melindungi pulau dari terjangan ombak laut. Karang ini di kedalaman 200 mtr dan muncul diatas permukaan laut sampai dengan beberapa meter.
Pulau Batudaka merupakan pulau terbesar dan yang paling mudah dicapai di kepulauan Togean. Di Pulau Batu Daka ini selain desa Bomba sebagai desa pemukiman terdapat desa Wakai tempat/ pelabuhan pemberangkatan ke Pulau Kadidiri yang merupakan obyek wisata di kepulauan Togean.
Di desa Bomba sangat baik untuk berenang dan snorkeling dan mengunjungi goa kelelawar yang tidak terlalu jauh dari desa Bomba.

Beberapa kilometer ke arah pedalaman terdapat air terjun.
Pulau Kadidiri merupakan pulau paling populer , pantai yang sangat indah dengan lokasi snorkeling dan menyelam sempurna. tersedia banyak penginapan murah dan di sebelah barat pantai terdapat deretan batu karang terjal yang menjadi habitat kepiting karang.
Kawasan pemukiman utama di Pulau Togean adalah Desa Katupat ,di sekitar pulau terdapat kawasan pantai yang lebih indah dan sangat bagus untuk trekking.
Kembali ke wisata lainnya.






1.Transportasi umum dari Palu menuju Togean (via Ampana) :
  • Palu – Ampana (via Poso) : travel 2 kali sehari, pukul 08.00 dan 14.00, dengan biaya sekitar Rp.110.000,- (tahun 2009).
  • Kapal kayu penyeberangan Ampana – Bombana (pulau di Togean): Rp. 25.000,- sekitar 3-4 jam. Jadwal keberangkatan tidak pasti, tergantung dari penuh tidaknya kapal, namun sebagai patokan sekitar jam 08.00. Alternatif lain adalah menyewa speed boat dengan kapasitas 10 orang dengan biaya sekitar Rp. 1.000.000,-.

2. Alternatif lain : Gorontalo naik mobil menuju ke Marisa (3 jam), selanjutnya naik perahu sewa ke Dolong atau Wakai selama 5-7 jam.

3. Gorontalo menuju Wakai dengan kapal Ferry, lama perjalanan 13 jam

4. Jika menempuh jalur dari Makassar (Sulawesi Selatan), bisa dicapai dalam waktu 14 jam perjalanan bus melalui Rantepao ( Tana Toraja ) menuju Ampana yang dilanjutkan dengan kapal.
Untuk menjelajah kepulauan Togean, harus menyewa perahu selama di kepulauan Togean dengan tarif sekitar Rp. 300.000 – 500.000/hari, tergantung jenis kapal dan rute yang diinginkan.

Kepulauan Togean terdiri dari 5 pulau sedang dan sekitar 69 pulau-pulau kecil. Akomodasi penginapan di Togean tersebar diberbagai pulau. Ada beberapa jenis, dari cottage milik orang Jerman hingga penginapan sederhana di Bombana. Ada penginapan yang cukup terjangkau, berupa cottage di pulau Poya Lisa, pulau yang sekitar 15 menit naik kapal dari pulau Bombana. Pulau ini dimiliki oleh penduduk lokal, dengan harga sekitar Rp.150.000,- /orang /hari. Pulau Tupai (tidak jauh dari Poya Lisa) tarifnya sekitar Rp.500.000,-, di Pulau Kadidiri bergerak antara Rp.250.000 sd. Rp.1.000.000,- per orang. Harga sudah termasuk makan.


Tidak ada biaya untuk tiket.





Seluruh pantai di perairan Kepulauan Togean memiliki pantai pasir putih yang cantik, namun ada beberapa spot yang sering dikunjungi :


1. Pulau Taipi, berjarak 4 km dari pulau Kadidiri. Seluruh pantai yang berjarak hanya 5 meter dari tepi pantai sudah dipenuhi terumbu karang hidup yang cantik. Anda tidak perlu snorkeling or diving untuk melihat kecantikan coral. Untuk yang ingin menyelam, pemandangan akan lebih luar biasa.


2. Pulau Kadidiri, memiliki pemandangan dan coral yang indah. Disini terdapat 2 cottage yang dilengkapi dengan persewaan alat renang. Biasanya diver dari luar negeri memilih menginap disini.


3. Kundurang, lokasi pemancingan ikan laut di tengah laut karang, degradasi warna airnya sungguh luar biasa. Perjalanan dari Pulau Bomba sekitar 1 jam.


4. Pulau Una-Una, merupakan spot diving yang konon yang terbaik di kepulauan Togean. Pulau ini lebih tepat dikatakan sebagai gunung berapi yang menjadi pulau vulkanik, sehingga pasir pantainya hitam karena terbentuk dari sisa abu dan lava saat letusan tahun 1983.


5. Pulau Bomba, pulau yang padat penduduknya, disini kita akan mengenal penduduk Togean dan hutan bakaunya yang cantik.


6. Ada beberapa pulau yang dihuni oleh suku Bajo, suku laut, salah satunya adalah Pulau Siatu yang dapat dikunjungi untuk melihat keindahan alam dan suasana pemukiman.










Sumber : Turisindie.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isikan dengan kata-kata yang sopan dan non SARA..
Kalau sempat, komentar akan saya balas di sini.. Atau lewat Email..
Terima Kasih atas Kunjungan Sobat