Minggu, 29 April 2012

Kesehatan : Olahraga, Cara Ampuh Pertajam Ingatan

Uji coba yang dilakukan oleh sekelompok peneliti di Amerika memperlihatkan bahwa olahraga dapat menumbuhkan sel-sel baru pada dentate gyrus, yaitu bagian dari hippocampus yang berpengaruh pada penurunan daya ingat manusia yang umumnya mulai terjadi pada usia 30 tahun-an.

Awalnya para peneliti menggunakan scan MRI pada tikus. MRI atau Magnetic Resonance Imaging merupakan pemeriksaan dengan menggunakan gelombang elektromagnet untuk menghasilkan gambar organ dalam tubuh manusia.


Setelah dilakukan percobaan pada tikus, mereka kemudian menggunakan MRI untuk meneliti otak manusia sebelum dan setelah berolahraga. Para peneliti menemukan pola yang sama yang menunjukkan bahwa manusia juga mengembangkan sel-sel otak baru saat mereka berolahraga.

Belum pernah ada penelitian sebelumnya yang secara sistematis mengkaji wilayah hippocampus secara berbeda dan mengidentifikasi wilayah mana yang paling terpengaruh dengan olahraga. Selain itu, para peneliti dari Salk Institute di California memperlihatkan bahwa olahraga dapat mengakibatkan pengembangan sel baru otak pada tikus sama dengan dentate gyrus.

Para peneliti menulis hasil penelitian tersebut pada Proceedings of the National Academy of Sciences sekaligus menemukan cara mengukur pengukuran MRI tersebut dengan melacak volume darah pada otak.

Para peneliti tentu saja tidak dapat membedah otak manusia untuk melihat apakah syaraf baru telah tumbuh, tapi para peneliti menggunakan MRI untuk melihatnya. Dalam penelitian tersebut, mereka merekrut 11 orang dewasa yang sehat dan meminta mereka melakukan olahraga seperti aerobik selama tiga bulan secara rutin, yang dibarengi dengan melakukan MRI pada otak mereka sebelum dan setelah olahraga. Mereka juga mengukur kebugaran responden dengan mengukur volume oksigen sebelum dan setelah berolahraga.

Olahraga melancarkan aliran darah ke dentate gyrus pada manusia, dan semakin sehat seseorang, maka semakin banyak aliran darah MRI yang terdeteksi.

Kesamaan yang luar biasa antara perubahan volume darah otak yang dihasilkan oleh olahraga dalam pembentukan hippocampus pada tikus dan manusia menunjukkan bahwa dampak tersebut memiliki mekanisme yang serupa. Salam info kesehatan kita!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isikan dengan kata-kata yang sopan dan non SARA..
Kalau sempat, komentar akan saya balas di sini.. Atau lewat Email..
Terima Kasih atas Kunjungan Sobat