Selasa, 23 Oktober 2012

Kesehatan : Mengetahui Potensi Bahaya Dari Ginseng, Bagaimana Dampaknya


Potensi bahaya dari Ginseng
Dalam artikel lalu kita telah membahas manfaat ginseng yang luar biasa. Bahkan dalam beberapa kasus, ginseng adalah obat yang menakjubkan. Namun ternyata ginseng juga menyimpan potensi bahaya. Konsumsi ginseng harus penuh kehati-hatian karena dapat menimbulkan kontradiksi. Kontradiksi ginseng antara lain terjadi pada:

  1. Ibu hamil dan menyusui
  2. Orang yang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah seperti warfarin, aspirin dan diuretik.
  3. Konsumsi obat hipertensi dan penyakit lainnya.
Di China, pada tahun 2008 pernah ada kasus timbul korban jiwa akibat konsumsi ginseng. Total tiga orang tewas setelah mendapatkan injeksi ekstrak ginseng Siberia. Injeksi ini adalah jenis pengobatan dengan media ginseng jenis baru yang diklaim aman. Namun kabar kematian akibat ginseng ini diumumkan oleh situs kementrian kesehatan China yang menyebutkan bahwa peristiwa ini terjadi di Provinsi Yunan. Dikatakan pula pasien meninggal setelah menerima injeksi ekstrak ginseng. Ginseng sebenarnya aman jika diperhatikan dengan benar konsumsinya. Injeksi ekstrak ginseng adalah sistem baru pengobatan yang diklaim aman namun baru dilakukan di China. 
Bahan suntikan ginseng ini diproduksi oleh perusahaan Wandashan Pharmacutical yang terletak di Provinsi Hejlongjiang, China. Di negara China, ginseng Siberia biasa digunakan untuk pasien yang menderita penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Tiga pasien yang dinyatakan meninggal oleh Kementrian Kesehatan China itu pada awalnya dilakukan injeksi ekstrak ginseng Siberia di rumah sakit rakyat nomer empat di wilayah Honghe bersama beberapa pasien lainnya. Setelah itu mereka mengalami kedinginan, mual dan tekanan darah yang menurun drastis. Mereka lantas koma beberapa minggu dan tiga diantaranya akhirnya meninggal dunia.
Badan Pengawas Obat dan Makanan China menyatakan bahwa ekstrak herbal yang disebut Ci Wu Jia itu dianggap sebagai penyebab kematian tiga orang tersebut. Akhirnya pihak pemasaran perusahaan mengentikan penjualan injeksi herbal untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Dikatakan bahwa injeksi herbal tersebut adalah suatu inovasi, dalam banyak kasus pengaplikasiannya belum pernah ditemukan malapraktik seperti hal diatas hingga timbulnya korban jiwa. Industri farmasi di kebanyakan negara Asia memang selalu mengeluarkan hal-hal yang sifatnya inovatif, namun terkadang prosedur dan regulasinya kurang baik. Kasus tersebut harus menjadi contoh bahwa sebuah zat bisa berbahaya jika salah dalam penggunaannya.
Selain itu, kita juga harus berhati-hati dengan perawatan atau pemulihan kesehatan dengan “metode baru”, utamanya yang belum banyak dipakai di seluruh dunia. Bisa jadi itu adalah awal dari malapetaka yang menimpa kita. Akan tetapi jangan mengkhawatirkan khasiat ginseng. Ginseng tetap baik untuk kesehatan asalkan anda dapat menggunakannya dengan baik. Selain mengonsumsi ginseng, tentu saja seseorang tetap harus melakukan apa yang menjadi keharusan menjaga kesehatan seperti olahraga dan berpikir positif. Semoga bermanfaat. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isikan dengan kata-kata yang sopan dan non SARA..
Kalau sempat, komentar akan saya balas di sini.. Atau lewat Email..
Terima Kasih atas Kunjungan Sobat